Saat peluhmu mengalir ingin kubasuhnya
saat kau rasa pedih ingin kuobatinya
saat kau rasa lelah ingin kuberikan bahu ini untuk kau sandari
saat dingin menyelimuti ingin kuberi dekapan hangatku
saat keluh terlontar ingin kutemukan jalan keluarnya
Allah seberapa pun ingin yang kulakukan penjagaanMu adalah sebaik-baik penjagaan
Jagalah ia, lindungilah ia, jaga hatinya, dan sesungguhnya Engkau yang paling mengetahui apa yang ia butuhkan.
Semoga aku dapat mencintainya karenaMu.
23 Feb 2012
11:40
Ingin membuat hidup menjadi lebih hidup dengan menulis. Pengalaman, persahabatan, impian, dan luasnya lautan ilmu pengetahuan milikNya.
Kamis, 23 Februari 2012
Jumat, 13 Januari 2012
Pilihan
Tak pantas rasanya diri ini memilih dari pilihan-pilihan yang hadir di hadapan diri tanpa bertanya padaNya
Maka pilihkanlah yang terbaik menurutMu, Ya Allah
Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang terbaik untuk hambaMu
Kunanti pilihan terbaikMu
Kujalani, kuterima, dan kucintai sepenuh hati
Ajari aku mencintainya karenaMu
Maka pilihkanlah yang terbaik menurutMu, Ya Allah
Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang terbaik untuk hambaMu
Kunanti pilihan terbaikMu
Kujalani, kuterima, dan kucintai sepenuh hati
Ajari aku mencintainya karenaMu
Senin, 26 September 2011
Cerita Minggu Siang
Sepulangnya dari team building AF siang kemarin, saat memasuki pintu rumah dan mengucapkan salam. Kudapati mamah terbaring di kasur kecil di ruang tengah, ada bapak dan Indah yang menemani.
Aku: “Mamah kenapa???”, Tanyaku sambil terkejut
Bapak: “Jatoh di kamar mandi”, Jawab bapak.
Aku: “ Kapan? Kok bisa?”
Bapak: “Tadi pas bapak pulang subuh udah jatoh. Katanya gelap matanya, puyeng”.
Aku: *Menahan tangis
Ya Allah…Ada apa lagi dengan mamah? Ingin menangis rasanya saat melihatnya harus kembali merasakan sakit. Baru beberapa hari lalu dia mengumumkan kebahagiaan dan syukurnya setelah sembuh dari sakitnya sebulan lalu serta telah diwisudanya diriku. Namun hari ini aku kembali melihatnya terbaring, menahan sakit karena luka di tubuhnya.
Allah…jagalah ia saat penjagaanku tak mampu melindunginya, sayangilah ia saat sayangku tak cukup untuknya, dan berilah ia kesehatan agar hatiku tenang saat tidak berada di sampingnya. Tidak hanya mamah, tapi juga bapak, adik-adik, dia, dan semua orang-orang yang kusayangi.
Aku: “Mamah kenapa???”, Tanyaku sambil terkejut
Bapak: “Jatoh di kamar mandi”, Jawab bapak.
Aku: “ Kapan? Kok bisa?”
Bapak: “Tadi pas bapak pulang subuh udah jatoh. Katanya gelap matanya, puyeng”.
Aku: *Menahan tangis
Ya Allah…Ada apa lagi dengan mamah? Ingin menangis rasanya saat melihatnya harus kembali merasakan sakit. Baru beberapa hari lalu dia mengumumkan kebahagiaan dan syukurnya setelah sembuh dari sakitnya sebulan lalu serta telah diwisudanya diriku. Namun hari ini aku kembali melihatnya terbaring, menahan sakit karena luka di tubuhnya.
Allah…jagalah ia saat penjagaanku tak mampu melindunginya, sayangilah ia saat sayangku tak cukup untuknya, dan berilah ia kesehatan agar hatiku tenang saat tidak berada di sampingnya. Tidak hanya mamah, tapi juga bapak, adik-adik, dia, dan semua orang-orang yang kusayangi.
Jumat, 26 Agustus 2011
For U
Ada yang berbeda sejak satu minggu lalu. Kami saling terbuka satu sama lain tentang apa yang kami rasakan. Senangnyaaa...
Hanya meminta kepadaNya jika memang ini yang terbaik agar dilancarkan semua jalannya.
Ingin belajar mencintainya karenaNya.
Cinta yang sederhana dengan rasa sayang, ketulusan, kepercayaan, pengertian, perhatian, kesetiaan, dan segala warna dalam rasa ini untukmu dan semoga selalu karenaNya. ^_^
Hanya meminta kepadaNya jika memang ini yang terbaik agar dilancarkan semua jalannya.
Ingin belajar mencintainya karenaNya.
Cinta yang sederhana dengan rasa sayang, ketulusan, kepercayaan, pengertian, perhatian, kesetiaan, dan segala warna dalam rasa ini untukmu dan semoga selalu karenaNya. ^_^
Senin, 15 Agustus 2011
Galau
Bingung...saya sedang bertanya-tanya kepada diri ini, apa yang sebenarnya sedang saya rasakan? beberapa hari ini tidak bisa tidur sebelum jam 12 malam. Saya baru bisa tidur setelah jam 1 atau jam 2 malam. Padahal jam setengah 4 atau paling lambat jam 4 sudah harus bangun. Kadang semua itu membuat saya bangun lebih siang, jam 9 atau 10 pagi. Huaaa...hal yang benar-benar tidak saya sukai. Selain itu saya jadi lupa beberapa agenda. Sejak beberapa hari lalu saya sudah konfirmasi hadir acara buka puasa bersama koperasi mahasiswa FIB hari Senin. Entah mengapa, saya mengiyakan untuk hadir buka puasa bersama dengan teman-teman pejuang skripsi semester 8 di jurusan saya di waktu yang sama. Saya baru menyadari itu malam hari sebelum hari H. Hari ini, saya baru ingat kalau saya harus mengirim pesan ke semua sukarelawan dan anak asuh AF untuk agenda besok sore dan menanyakan kepada anak asuh tentang libur atau tidaknya mereka terkait agenda training hari Sabtu. Seharusnya kedua hal itu saya lakukan kemarin. Entah mengapa saya sama sekali lupa hal itu. Baru ingat sore tadi. Piuh...saya merasa bersalah sempat lupa hal ini. Bagaimana saya bisa lupa dengan beberapa hal yang harus saya lakukan itu. Terlalu lelahkah??? tapi sepertinya tidak. Terlalu banyak yang saya pikirkan kah??? tidak juga. Hmm...mungkin memang ada masanya seperti ini dan sekarang saya sedang mengalami itu. Semoga segera berakhir. Semoga besok pagi semua ini sudah selesai. Saya akan coba menuliskan setiap janji yang telah saya buat. Saya akan memaksakan diri ini untuk tidur lebih awal dan bangun lebih awal. SAYA PASTI BISA!!! PASTI BISA!!! SEMANGAT RISKA!!! Semua akan segera berlalu.
Langganan:
Postingan (Atom)